Di kamar mandi ngentot pembantu | Cerita Dewasa

Saat itu aku sedang diminta menjaga rumah adik, karena keluarganya akan pergi hingga sore dan Tinah tinggal di rumah, karena kondisi perutnya yang kurang baik. Menjelang keberangkatan keluarga adik, aku sudah datang di sana.

“Mas..Tinah di rumah, perutnya agak kurang beres. Mis yang tak bawa“, adikku memberi tahu. “Oo..ya“, jawabku. Tak berapa lama mereka telah berangkat. Aku bergegas memasukkan sepeda motor ke dalam rumah. Tinah lalu mengunci pagar. Aku masuk rumah lalu cepat – cepat duduk di depan komputer, browsing, karena suami adikku memasang internet untuk mendukung pekerjaannya. Mengecek email; cari info ini itu dan..tentunya get into DS..he3x. 10menit kemudian Tinah menyajikan segelas es teh untukku. “Makasih ya Tin“, ucapku. “Iya Pak..silakan diminum“, kata Tinah. Pembantu – pembantu adikku memang dibiasakan memanggil “Pak“ pada saudara – saudara majikannya, padahal terdengar sedikit asing di telinga.

Tinah lalu kembali ke dapur, aku lalu meminum es tehnya, “Hah..segernya“, cuaca sedikit panas walau agak mendung.
Tinah kembali memasuki ruang keluarga, merapikan mainan – mainan anak adikku. Posisi meja komputer dan mainan yang bertebaran di lantai selisih dua kotak. Semula aku belum ngeh akan hal itu. Semula mataku menatap layar komputer di situs DS. Saat Tinah mulai memasukkan kembali mainan – mainan ke keranjang, baru aku menyadarinya. Sesekali aku meliriknya. “Sedikit putih ternyata anak ini. Bodynya biasa aja sih, langsing dan kayaknya masih padat. Wah..ini gara – gara masuk situs DS jadi mikir macem – macem..hi3x“, pikiranku berkata – kata. Karena jarak kami yang lumayan dekat, maka ketika Tinah bersimpuh di lantai merapikan mainan di keranjang, otomatis kaosnya yang sedikit longgar memperlihatkan sebentuk keindahan yang terbungkus penutup warna biru. Tinah jelas tidak tahu kenakalan mataku yang sedang menatap sebagian keindahan tubuhnya. “Andaikan aku…uhh..ngayal nih“. Tak terasa penisku mulai membesar, “Ke kamar mandi mbetulin posisi penis nih..sambil kencing“. Komputer kutinggal dengan layar bergambar Maria Ozawa sedang disetubuhi di kamar mandi. Aku lalu masuk kamar mandi, membuka jins dan cd lalu mengeluarkan penis. Agak susah juga kencing dengan penis yang sedikit tegang. “Lah..pintu lupa tak tutup“, aku terkejut. “Terlanjur..gak ada orang lain kok“, aku mendinginkan diri.

Aku keluar dari kamar mandi dan kembali duduk di depan komputer, melanjutkan ngubek – ubek DS. “Cari camilan di meja makan ah..jadi lapar“. Aku mencari apa yang bisa dimakan untuk menemani kesibukan nge – net. “Ada roti sama biskuit nih..asyik“. Roti kusemir mentega dan selai kacang dan diatasnya kulapis dengan selai blueberry, “Hmm..enaknya. Nanti bikin lagi ah..masih banyak rotinya“. Rumah adikku tipe agak kecil, jadi jarak antar ruangan agak dekat. Letak meja makan dengan kamar pembantu hanya 3meter – an. Kulihat dengan ujung mata, Tinah sedang di kamarnya entah beraktifitas apa. Selesai menyelesaikan semiran roti, aku kembali ke ruang keluarga yang melewati kamar pembantu dan kamar mandi mereka. 2detik aku dan Tinah bertatapan mata, tidak ada sesuatu, biasa saja. Kumakan roti sambil n – DS lagi.
Terdengar gemercik air di belakang. Mungkin Tinah sedang mencuci perabotan dapur atau sedang mandi. “Belum ambil air putih nih..“, tak ada maksud apa – apa dengan suara air tersebut. Hanya kebetulan aku belum minum air putih, walau telah ada es teh. Aku ke ruang makan lagi dan mengambil gelas lalu menuju dispenser. Mata dan pikiran hanya tertuju pada air yang mengucur dari dispenser. Baru setelah melewati kamar mandi pembantu ada yang special di sana. ”Lah..pintunya kok sedikit mbuka. Tin lupa dan sedang apa di dalam..moga gak mandi. Bisa dilaporin ngintip aku”. Masih tak terlihat kegiatannya, setelah tangan yang sedang menggapai gayung dan kaki yang diguyurnya baru aku ngeh..Tinah sedang mandi.

”Duhh..kesempatan sangat – sangat langka ini..tapi..kalo dia teriak dan nanti lapor adikku..bisa gawat bin masalah. Berlagak gak liat aja ahh”. Aku menutup pintu kaca ruang makan dan melewati kamar mandi Tinah. Tiba – tiba ”Ahh..ada kecoak..Hush..hush..Aduhh..gimana nih”, terdengar keributan di sana. ”He3x..ternyata dia takut kecoak toh”, aku tersenyum sambil pegang gelas saat melewati kamar mandi.
”Pak..Pak”, Tinah memanggilku. ”Walah..malah panggil aku. Gimana nih”. ”Tolong ambilkan semprotan serangga di gudang ya Pak..cepet ya Pak..atau..”, tidak terdengar lanjutan kalimatnya. Sejak Tinah bersuara, aku sudah berhenti dan diam di dekat pintu kamar mandi. ”Atau..Bapak yang masuk pukul kecoaknya..mumpung masih ada”, lanjutnya. Deg..”Ini..antara khayalan yang jadi nyata dan ketakutan kalo dilaporkan”, aku berpikir. ”Cepet Pak..kecoaknya di dekat kloset. Bapak masuk aja..nggak pa – pa.

Nggak saya laporin ke Bapak sama Ibu”, Tinah tahu keraguanku. ”Jangan ah..nanti kalo ada yang tau atau kamu laporin bisa rame”, jawabku. ”Nggak Pak..bener. Aduh..cepet Pak..dia mau pindah lagi”, Tinah kembali meyakinkanku dan meminta aku cepat masuk karena kelihatannya si kecoak mau lari lagi. ”Ya udah kalo gitu. Bentar..ambil sandal dulu”. Sambil tetap menimbang, take it or leave it. Aku menaruh gelas di meja makan lalu mengambil sandal untuk membunuh kecoak nakal itu. Entah rejeki atau kesialan bagiku tentang kemunculannya. ”Aku masuk ya Tin”, masih ragu diriku. ”Masuk aja Pak”, Tinah tetap membujukku. Kubuka pintu kamar mandi sedikit, lalu kuintip letak kecoaknya, belum terlihat. Pintu dibuka lebih lagi oleh Tinah. Kepalanya sedikit terlihat dari balik pintu dan tangannya menunjuk letak kecoak, ”..tuh Pak mau lari lagi”. Aku melihatnya dan mulai masuk. Tinah berdiri di balik pintu dengan menutupi sedikit bagian tubuhnya dengan handuk. Terlihat paha; pundak dan daging susunya. Serta rambut yang diikat di belakang kepalanya, walau hanya sedikit semua. Handuknya menutupi bagian paha ke atas, perut hingga bagian dada, warna biru, yang disangga tangan kirinya. Semua hal itu dari ekor mataku, karena fokusku pada sang kecoak. ”Memang mulus dan cukup putih”, masih sempat aku memikirkannya. Bagaimana tidak, jarak kami hanya 2 – 3 langkah, tidak ada orang lain lagi di rumah.

”Plak..plak”, kecoak pun mati dengan sukses. Aku guyur dengan air agar masuk ke lubang pembuangan. Tanpa memikirkan lebih lanjut, aku lalu melangkah ke luar kamar mandi. ”Terima kasih ya Pak..sudah nolongin”. ”Oh..iya..”, sambil kutatap dia dan Tinah tersenyum. ”Bapak nggak cuci tangan sekalian..di sini saja”, tawar Tinah. ”Wah..ini. Makin bikin dag dig dug”. ”Emm..iya deh”. Aku akan mencuci tangan dengan sabun, yang ternyata posisi tempat sabun ada di belakang tubuh Tinah. Aku menengok ke belakang tubuhnya. Rupanya dia baru sadar, lalu mengambilkan sabun, ”Maaf Pak..ini sabunnya”. Tinah mengulurkan sabun dengan tersenyum. Sabun yang sedikit basah berpindah dan tangan kami mau tidak mau bersentuhan. ”Makasih ya”, ujarku. Aku mencuci tangan dan mengembalikan sabun padanya. ”Bapak nggak..sekalian mandi”, tanya Tinah. ”Waduh..tawaran apa lagi ini. Tambah gawat”. ”Iya..nanti di rumah”. ”Nggak di sini saja Pak?”. ”Kalo di sini yaa di kamar mandi depan”. ”Di kamar mandi ini saja Pak..”. ”Nggaklah..jangan. Di depan aja. Kalo di sini ya habis kamu mandi”. ”Maksud saya..sekalian sekarang sama saya. Hitung – hitung Bapak sudah nolongin saya”. Matanya memohon. Deenngg, sebuah lonceng menggema di kepala. ”Ini ajakan yang membahayakan, juga menyenangkan”, pikirku. ”Bapak nggak usah mikir. Saya nggak akan bilang siapa – siapa. Ya Pak..di sini saja”, dia memahami kekhawatiranku. ”Emm..ya udah kalo kamu yang minta gitu”, jawabku.

Entah mengapa aku merasa canggung saat akan membuka kaosku. Padahal tidak ada orang lain dan juga sesekali ke pijat plus. Aku buka jam tanganku dulu, lalu aku keluar dari kamar mandi dan kuletakkan di meja makan. Posisi Tinah masih tetap di belakang pintu, dengan tangan kanan menahan pintu agar tetap agak terbuka. Kembali ke kamar mandi, kubuka kaosku dan kusampirkan di cantolan yang menempel di tembok. ”Pintunya nggak ditutup aja Tin ?”, tanyaku. Pertanyaanku sesungguhnya tidak memerlukan jawaban, hanya basa basi. “Nggak usah Pak..kan nggak ada siapa – siapa”, jawab Tinah. Lalu kubuka jinsku, kusampirkan pula. Sesaat aku masih ragu melepas kain terakhir penutup tubuhk, cd – ku. “Bapak nggak nglepas celana dalem ?”, tanyanya. “Heh..ya iya”, kujawab dengan nyengir. Penisku sebisa mungkin kutahan tidak mengembang, tapi hanya bisa kutahan mengembang ¼ – nya. Sengaja kutatap matanya saat melepas cd – ku. Mata Tinah sedikit membesar. Kusampirkan juga cd – ku. Lalu dengan tenang Tinah menyampirkan handuk biru yang sedari tadi menutup sebagian tubuhnya. “Duh..pantatnya masih ok. Pinggangnya tidak berlemak. Sabar ya nak..kita liat situasi dulu”, kataku pada sang penis sambil kuelus.

Tinah lalu membalikkan badan. Cegluk, suara ludah yang kutelan. “Uhh..susu yang masih bagus juga. Pentilnya nggak terlalu besar, areolanya juga, warnanya pas..nggak item banget. Perutnya sedikit rata dan..hmm..rambut bawahnya hanya sedikit”. Mau tidak mau, penisku makin mengembang dan itu jelas dilihat Tinah. Kembali sebisa mungkin kutahan perkembangannya. Tinah lalu menggosok gigi dahulu. Karena aku tidak membawa sikat gigi, hanya berkumur dengan obat kumur. “Bapak saya mandiin dulu ya”, kata Tinah. “Terserah kamu”, jawabku sambil tersenyum. Tinah lalu mengambil segayung air, diguyurkan ke badan dari leher dan pundak. Mengambil lagi segayung, diguyurkan ke perut dan punggung ditambah senyum manisnya. Ia lalu meraih sabun, digosokkan ke leher; pundak; dada dan tangan kananku. Dibasahinya sabun dengan diguyur air lalu digosokkan ke tangan kiri; perut; penis; bola – bolaku. “Uhh..gimana bisa nahan penis nggak ngembang”. Bagaimana tidak, saat menggosok penis dan bola – bolaku sengaja digosok dan di urutnya. Ditatapnya senjata kebanggaanku, lalu menatapku dan tersenyum. Aku hanya bisa membalasnya dengan senyum juga. Diambilnya lagi segayung air, sabun dibasahi dan sisanya diguyurkan ke paha dan kaki lalu digosoknya. Sabun kemudian diletakkan di pinggir bak mandi, kemudian mengambil segayung air dan diguyurkan ke badan depanku. Ambil segayung lagi dan diguyurkan lagi, tak lupa senjataku dibersihkan dari sisa – sisa sabun. Sedikit diremas oleh Tinah. Kutahan keinginanku untuk membalas perlakuannya, “biar Tinah yang pegang kendali”.

“Balik badan Pak”, perintahnya. Air diguyurkan ke punggung dan bagian bawah badanku. Digosoknya punggung; pantat; lalu paha dan kaki sisi belakang. Bonusnya, kembali menggosok penis dan bola – bolaku dan meremasnya. “Duh..ni anak. Bikin senewen..sengaja membuat panas aku“. Kembali air mengguyur tubuh belakangku, sebanyak 3x. Dibalikkan badanku lalu mengguyur senjataku, digosok – gosoknya hingga sedikit memerah. Jantungku makin berdebar. “Sudah selesai Pak“, kata Tinah. “Makasih ya Tin“. “Emm..kamu mau tak mandiin juga ?“, kepalang basah, kutawarkan permintaan seperti dia tadi. “Nngg..nggak usah Pak..ngrepoti Bapak“. “Ya nggaklah..jadi imbang kan“. Langsung kuambil segayung air lalu kuguyur ke tubuh depannya. Ia hanya menatapku. Kuambil lagi segayung. Lalu sabun yang tadi tergeletak di pinggir bak mandi kuambil dan aku basahi. Kugosok leher; pundak; dan kedua tangannya. Kubasahi sabun lagi dan kugosokkan ke dada; kedua susu dan pentilnya; serta perut. Kutatap matanya saat kugosok kedua gunungnya yang kumainkan sedikit pentil – pentilnya. Tinah juga menatapku. Matanya mulai sedikit sayu. 1menit – an kumainkan pentil –pentilnya, lalu sedikit kuremas susu kirinya. Bibirnya sedikit membuat huruf o kecil dan “ohh..hhmm“. Kubasahi lagi sabun, dan kugosokkan ke pinggang; paha dan kedua kakinya. Vagina luar hanya kusentuh sedikit dengan sabun, takut perih dan iritasi nanti. Itupun sudah cukup membuat matanya makin meredup. Air segayung lalu kuguyurkan ke tubuhnya 2 – 3x. Kugosok dan kuremas sedikit keras dua gunungnya. Sedikit berguncang. Dua tangan Tinah memegang pinggir bak mandi, mulai erat. Kumainkan lagi pentil – pentilnya.

Aku merundukkan badan dan kukecup pucuk – pucuk bunganya bergantian. Tak perlu lagi ijin darinya. Tangan kiriku mengusap – usap lembut luar vaginanya. “Ouuh Paakk..“, Tinah mulai mendesah. Kukecup bibirnya lembut, “nanti dilanjut lagi“. Matanya seakan bernada protes, tapi Tinah diam saja. Kubalikkan tubuhnya, lalu kuguyur punggungnya sekarang. Sabun kugosokkan ke punggung; pinggang; pantat. Sabun kubasahi lagi lalu kugosokkan ke paha dan kaki bagian belakang. Aku menyusuri tubuh depannya lagi dari pinggang belakangnya. Tinah sedikit menggeliat geli. Kutangkupkan dua tanganku di dua susunya. Aku senang bermain – main di susu yang bagus atau masih ok. Seluruh belakang lehernya aku cium dan kecup, begitu juga dua kupingnya dan kubisikkan ”kamu diam saja ya..cup”. ”Geli Paakk..”, Tinah mendesah lagi. Dua pucuk bunganya makin mengencang dan keras. Aku menyentil – nyentil, kuputar – putar seperti mencari gelombang radio. Dua tangan Tinah mencengkeram paha depanku. ”Aahh..hmmppff”, erangnya. Tangan kananku mengambil segayung air, kuguyur ke tubuh depannya. Kali ini kuusap – usap vagina luarnya dengan tangan kanan, sedang yang kiri tetap di susu kanan Tinah.

Pahaku makin dicengkeramnya. Kepalanya menggeleng ke kiri dan kanan seiring kecupan dan ciumanku di belakang leher dan daun – daun telinganya. Sesekali aku menyentuh bibir dalamnya. Terasa telah menghangat dan sedikit basah. ”Ppaakkk..oohhh”. Tubuhnya mulai menggeliat – geliat. Jari tengah kanan kumasukkan sedikit dan kusentuhkan pada dinding atas vaginanya, sedang jempol kananku kutekan – tekankan di lubang kencingnya. ”Aauugghhh Ppaakkk..eemmmppfff”. Kuku – kuku jemari Tinah terasa menggores dua paha depanku. ”Kenapa Tinah..hmm..kamu sendiri yang memulai kan”, bisikku. Tangan kiriku meraih kepalanya dan kupalingkan ke kanan, dan kutahan lalu kucium dengan nada 2 kecup 1 masukkan lidah. Tinah terkejut, matanya sedikit membesar tapi kemudian ia menikmatinya. Ganti tangan kananku melakukan hal yang sama. Tinah hanya bisa mengeluarkan suara yang tertahan ”nngg..emmppfftt..nnngggg”, begitu berulang. Vagina dalamnya makin hangat dan basah. Secara tiba – tiba kuhentikan lalu kubalikkan badannya menghadapku. Kemudian aku sandarkan tubuhnya di bak mandi. Aku kemudian berjongkok dan mulai mengecupi vaginanya. ”Jjanggann Ppakk..jorok..”, dengan dua tangannya menahan laju kepalaku. Kutatap matanya dan ”sssttt..”, jari telunjuk kanan kuletakkan di bibirnya. Dua tangannya kusandingkan di samping kiri dan kanan tubuhnya.

Kukecup kecil, sekali dua kali. Kemudian lidahku mulai menjulur di pintu kenikmatan kami. Mataku kuarahkan menatapnya. Tinah agak malu rupanya, tetapi ada sedikit senyum di sana. Lidahku makin intens menyerang vagina luar dan dalamnya. ”Ssuuddaahh Pppaakk..aaaddduuuhh..oohhhh”, disertai geliat tubuh yang makin menjadi. Karena tak tahan dengan seranganku, dua tangannya meremas dan sedikit menarik rambut dan kepalalu. Cairan lavanya makin keluar. Dua tanganku mendekap erat buah pantatnya. Jari tengah kiriku sesekali kumasukkan ke vagina dari belakang lalu kesentuhkan dan kutekan sedikit ke anusnya. ”Aammppuuunnn Pppaakkk..oouuuggghh..eeemmmpppfffs

ssuudddaahhh..ooohhhh”, matanya agak membeliak ke atas dan kepala serta rambutku diremasnya kuat. Lava kepuasan dirinya mengalir deras, rasanya gurih sedikit manis. Kudekap erat Tinah dengan kepalaku di vaginanya dan pantatnya kuremas – remas. Kepalaku tetap diusap –usap oleh Tinah.
Ia menarik kepalaku dan menciumnya ganas. Lambat laun Tinah dapat belajar dariku. Tangan kanannya meremas dan menarik – narik penisku. ”Panjang ya Pak”, tanya Tinah. ”Biasa kok Tin..pingin ya..”, godaku. ”Aahh Bapak..”, jawabnya dengan memainkan bola – bolaku. Tinah merundukkan tubuhnya lalu tangan kirinya memegang penis dan menciumnya. Mungkin ia belum pernah meng – oral suaminya dulu sebab penisku hanya dicium – cium dan diremas – remas. ”Kamu mau ngemut burungku Tin..kayak ngemut permen lolly ? Tapi kalo belum pernah ya nggak usah..nggak pa – pa”. Tinah menatapku dan kubelai rambutnya. Dengan wajah ragu didekatkannya penisku di bibirnya. Tinah mulai membuka mulut, sedikit demi sedikit penisku memasuki mulutnya. Tinah menatapku lagi, meminta penjelasan langkah selanjutnya. ”Sekarang..kamu maju mundurkan dengan dipegang tanganmu. Yaa..gitu..oohh..hhmm”. Rupanya muridku cepat mengerti penjelasan gurunya. Rambut dan kepalanya kubelai dan kuremas – remas. ”Lalu..lidahmu kamu puter – puter di kepala penis atau di lubang kencing yang bergaris panjang ituuu..yyyahhhh..sssuuudddaahh pppiiinnnttteeerrr kkkaaammuu Tttiinnnn”.

Kuangkat kepalanya dari penisku dan kami berciuman dengan panas. Saling meremas susu; pantat dan kelamin masing – masing. Lalu kubalikkan lagi tubuhnya menghadap bak mandi. Dua tangannya kuletakkan di pinggir bak mandi. Kembali aku bermain – main di gunung Tinah. Penisku yang telah panas dan mengacung sekali kudekatkan ke vaginanya. Kukecup – kecup pundak dan leher belakangnya. Ikat rambutnya aku lepas sehingga dirinya terlihat makin seksi kala menggeliat – geliat dan rambutnya tergerai ke sana kemari. Aku geser – geserkan penis di pintu surgawinya, sengaja aku mempermainkan rangsangan pada Tinah. ”Oohh..Ppaakk..mmaassuukkkiinn..Pppaakkk”, pintanya. ”Kamu mau burungku kumasukkin..hmm.. ?”. ”Iyyyaa..Pppaakkk..aaayyyoo Pppaakk..”, rintihnya makin kencang. Kumasukkan penis pelan – pelan. ”Eemmppff..”, erangnya. Lalu kuhentakkan pelan hingga penisku terasa menyentuh dinding belakang. ”Ooouuggghh..Pppaakkkk..mentok Pppaakk”. Aku menggerakkan tubuh pelan – pelan, kunikmati jepitan dinding – dindingnya yang masih kuat. Dua tanganku tak henti bermain di dadanya. Kumainkan irama di vaginanya dengan hitungan 1 – 2 pelan 3 kuhentakkan dalam – dalam. Lalu tangan kananku meraih kepalanya seperti tadi dan kucium panas bibirnya. Dinding vagina Tinah makin hangat dan banjir sepertinya. Dua tangannya mencengkeram erat pinggir bak mandi.

Sekarang tanpa hitungan, kumasuk keluarkan penis cepat dan kuat. ”Oohh..
oohh…hhmmppffftt..”, erang Tinah berulang. Sedang aku sedikit menggeram dan ”oouugghhh..hhmmppff..mpekmu enaknya Tttiinn..”. ”Bbuurrruunnggg Bbbaapppakk jjjuugggaaa”. Jarak pinggangku dan pantat Tinah makin rapat. Tangan kanan kuusap – usapkan di vaginanya. Dalam kamar mandi hanya ada suara tetes air satu – satu serta desah, bunyi beradunya paha dan pantat dan erangan kami. ”Pppaaakkk..sssaaayyyaa mmaaauu..ooohhh..”. ”Tttuunnggguu Tttiiinnn..aaakkkuuu jjjuuggggaa..Di dalam apa di llluuaarrr”, tanyaku. ”Dddaa
lllammm aajjjaaa Pppaakkkk..oobbaattnyaa mmassihh aaddaa..”, jawab Tinah. Mendengar itu serangan makin kufokuskan. Segala yang ada di tubuhnya aku remas. Dua tangan Tinah tak tahan di pinggir bak mandi dan mencengkeram paha serta pantatku. Bibirku dicarinya lalu ”hhhmmmpppfffttt..”. Pantatku diremas kuat – kuat. Bibirnya dilepas dariku dan ”ooouuggghhh..”, desah Tinah panjang. Lava yang hangat terasa mengaliri penisku yang masih bekerja. Kepalanya tertunduk menghadap air di bak mandi. Kudekap erat tubuh depannya. Kukecup dan kugigit leher belakangnya. Lalu tangan kiriku meraih kepalanya dan kucium dalam – dalam. Dengan satu hentakan dalam kumuntahkan magma berkali – kali. ”Ooouugghhh Tttiinnaahhh..hhhmmm..”. kepalaku tertunduk di pundaknya dengan tangan kiri di susu sedang yang kanan di vaginanya.

Lama kami berposisi seperti itu. ”Makasih ya Tin..kamu baik sekali. Enak banget tubuhmu”, kataku dengan membalikkan badannya dan kucium mesra bibirnya. Penis kumasukkan lagi, masih ingin berlama – lama di hangatnya vagina Tinah. ”Saya yang terima kasih Pak. Sudah lama saya pingin tapi sama orang nggak kenal kan nggak mungkin Pak. Burung Bapak pas di mpek saya”, Tinah menjawab dan mencium bibirku pula. ”Mpekmu masih kuat nyengkeramnya..dan panas”. Kubelai – belai kepalanya, ”kok bisa kamu pingin ngajak main sama aku ? Malah aku yang takut kamu laporin”. Sambil mengusap – usap punggungku, ”Tadi waktu saya bersihin mainan adik, saya liat gambar di komputer. Terus waktu Bapak kencing tadi kan lupa nutup pintu..keliatan burung Bapak yang agak gede pas keluar dari celana”. ”Oo gitu..nakal ya kamu. Bener kamu masih nyimpen obatnya ?”, sambil kucubit pipinya. ”Masih kok Pak..sisa yang dulu”, jawab Tinah. Makin lama terasa penisku yang mengecil. Kucium dalam – dalam lagi bibirnya, ”sekarang..mandi yang beneran”. ”Heeh..iya Pak”, Tinah menjawab sambil tersenyum manis. Ia lalu memelukku erat. Aku membalasnya dengan memeluk erat dan mengusap – usap punggung serta kepalanya. TAMAT

PEMBESAR PENIS CEPAT DAN AMAN

MAGNA RX PLUS 2-3 HARI KONSUMSI LANGSUNG TERASA HASILNYA,KAMI BILANG SEPERTI INI KARENA KAMI MEMBUKTIKANYA SENDIRI SEBELUM KAMI JUAL.

MAGNA RX PLUS Spesialis Pembesar Penis Terbaik Paling Ampuh dan Permanen untuk Meningkatkan, Memperbesarkan serta Memanjangkan ukuran Alat Vital Pria ( Penis ) secara aman dan alami dengan kualitas yang sangat luar biasa Efektif, Efisien serta Aman Tanpa Efek Samping. Dengan berdasarkan dari hasil riset pengembangan dan penelitian tentang pertumbuhan alat vital pria selama bertahun-tahun oleh para dokter dan ilmuwan spesialis serta praktisi kesehatan reproduksi pria (Androlog & Urolog) baik yang langsung dari Produsen ataupun dari belahan Dunia Internasional lainnya yang sangat-sangat berkompeten dibidangnya. Kunci Sukses dari Magna RX PEMBESAR PENIS Herbal Alami Asli adalah hasil dari sekian lama pengembangannya, dimana di dalamnya melibatkan beragam bidang ilmu Pengetahuan dan farmasi baik secara Modern ataupun secara Tradisional yang memang sudah terbukti selama ribuan tahun lamanya.

Akhirnya Setelah sekian lama para ilmuwan melakukan berbagai penelitian, pengujian dan percobaan secara berkala dan intensif kepada para sukarelawan yang dimana mereka sangat memperdulikan tentang standar kualitas sexsualitas, baik yang di lakukan secara klinis maupun laboratoris selama beberapa tahun, Akhirnya penelitian mereka menghasilkan sebuah produk yang di namakan Magna RX. Pembesar Penis Magna RX merupakan jaminan bagi kaum Adam untuk bisa mendapatkan kembali kejantanan Anda ketika masih muda yang sejati secara efisien dan aman tanpa efek samping. itu karena kandungan dalam setiap butir Magna RX asli Alami sangat bermutu, bermanfaat, terbuat dari bahan herbal serta berkualitas terbaik yang sanggup Mengakselerasi Pertumbuhan alat vital pria ( Penis ) secara maksimal dan efisien serta aman tanpa efek samping dan dengan hasil yang permanen.

ORDER MANGA VIA WA

Selain berbagai manfaat yang bisa di dapat dan sudah di jelaskan di atas, Magna RX ASLI juga memiliki beberapa manfaat lain. Diantaranya dengan mengkonsumsi secara rutin Magna RX Asli Anda akan mendapatkan kepuasan Seks yang jauh Lebih baik dari sebelumnya, karena pada dasarnya semua pria yang normal sangat mengidamkan memiliki pengalaman seks yang lebih baik dari yang pernah mereka alami sebelumnya, karena hal tersebut merupakan jatidiri sejati seorang pria perkasa. Bahkan terkadang untuk mencapai hal tersebut seorang pria nekat untuk melakukan berbagai cara termasuk di antaranya Mengkonsumsi obat kuat atau menggunakan alat terapi yang membahayakan fungsi organ intim, semua mereka korbankan supaya bisa mendapatkan hasil ereksi penis yang lebih keras dan mampu tahan lama saat berhubungan seks.

Coba saja anda bayangkan, bagaimana rasanya Seandainya Anda dapat memiliki ukuran penis yang jauh lebih besar dan panjang, dengan bentuk yang kekar serta selalu dapat ber-ereksi dengan keras dan tahan lama saat berhubungan badan dab bisa anda kontrol sesuka hati, betapa bangganya Anda bukan ? Jika Anda termasuk pria yang memiliki hasrat ingin memiliki penis gengan ukuran jauh lebih besar serta ereksi yang keras dan tahan lama, maka Magna RX Asli adalah jawaban dan solusi dari semua masalah dan keluhan hidup yang selama ini Anda cari.

Supaya produk Magna RX Asli dapat berfungsi secara maksimal sebagai media Akselerator Pertumbuhan fungsi Alat Vital Pria ( Penis ) dengan baik maka Anda harus mengkonsumsi Magna RX Asli secara rutin dan sesuai dengan anjuran ( Resep ) yang sudah di jabarkan , Pembesar Penis Magna RX Asli sangat diperkaya butrisi yang sangat di butuhkan oleh otot penis karena terbuat dari bahan-bahan Asli 100% Herbal Alami dimana pada dasarnya juga mempunyai khasiat Menambah Kekuatan Seks Pria. Dengan istilah lain, Produk Suplemen Pembesar Penis Magna RX Asli Herbal Alami Bukan Cuma Sekadar Obat Pembesar Herbal, Tetapi Magna RX Asli Pembesar Alami Sudah Terbukti Pula Dapat Berprofesi Optimal Menjadi Obat Kuat !

Bila Ingin Jujur Anda harus akui bahwa anda saat ini kecewa dan tidak puas dengan ukuran penis anda. Namun anda tidak perlu khawatir karena sebentar lagi masalah anda akan dapat terselesaikan. pernahkah anda mendengar banyak orang mengatakan bahwa ukuran penis tidaklah penting namun sebenarnya itu adalah ungkapan menghibur diri sendiri agar seseorang tidak minder lalu merasa putus asa dengan ukuran penis yang di miliki, Namun coba tanyakan kepada istri anda apakah istri anda menginginkan penis anda lebih besar dari milik anda saat ini.

Apabila istri anda menjawab IYA, Maka sudah seharusnya Anda memberikan yang terbaik untuk pendamping hidup anda, Dan saat ini anda di tempat yang sudah benar-benar tepat karena Anda sudah menemukan solusi terbaik yang pernah ditemukan diabad ini. Karena Magna RX telah melakukan survey terbaik terhadap perempuan sebanyak lebih dari 50.000 dan hasilnya persis seperti bayangan anda mereka menginginkan pasanganya memiliki ukuran penis yang lebih baik terutama besar dan panjang serta yahan lama begitu juga pasangan anda.

DENGAN KONSUMSI PEMBESAR PENIS MAGNA RX ASLI SECARA TERATUR ANDA AKAN MENDAPATKAN 4 PERUBAHAN DALAM KEHIDUPAN SEKSUAL ANDA, ANTARA LAIN :

1. Ukuran Penis Menjadi Semakin Besar Dan Panjang Pengguna MAGNA RX ASLI Canada ini akan mengalami peningkatan untuk memuaskan pasangan, karena ukuran penis yang bertambah lebih besar dan panjang dari sebelumnya secara efektif dan aman tanpa efek samping..

2.Lebih Tahan Lama & Ereksi Lebih Keras ( kekar ) Ereksi keras seperti kayu disaat penis sedang berada di puncak ereksi, MAGNA RX ASLI dengan baik membuat aliran darah mengalir ke penis secara maksimal sehingga anda akan selalu mendapatkan sebuah perubahan ereksi yang lebih maksimal dari sebelumnya. Anda juga akan lebih bergairah untuk hubungan intim kareana rangsangan aliran darah di penis bekerja secara maksimal.

3.Hasrat Seksual Makin Tinggi & Stamina Lebih Fit MAGNA RX ASLI ini sangatlah ampuh untuk membantu para pria untuk meningkatkan libido dan frekuensi ereksi, jadi anda lebih bergairah untuk melakukan hubungan intim, Dengan Anda akan lebih cepat ereksi setelah mencapai orgasme yang pertama, kedua dan selanjutnya.

4.Lebih Bisa Mengontrol Kapan Anda Mau Ejakulasi Memerangi masalah ejakulasi dini Anda, Ketika Anda mendapatkan kontrol yang baik atas ejakulasi Anda, Anda akan merasa lebih bisa menjadi pria perkasa disaat berhungan intim dengan pasangan anda.

REAKSI KERJA MAGNA RX ASLI SECARA BERTAHAP Tahap Pertama : Pada Tahap pertama dapat dilihat pada minggu pertama seperti ereksi lebih kuat dan keras. Untuk sebagian orang yang yang jarang ereksi dipagi hari, maka setelah konsumsi Magna RX Asli Asli rata-rata mengalami perubahan setiap pagi penis sering ereksi ( itu berarti anda sudah normal kembali), Karena bahan MAGNA RX ASLI memiliki kandungan yang berkhasiat utuk merawat dan memperbaiki sistem syaraf dan aliran darah dalam sistem alat vital untuk kembali pada tahap yang terbaik.

Tahap Kedua : Tahapan yang kedua reaksi yang di dapat dari product MAGNA RX ASLI Canada mulai dirasa ada perubahan dari ukuran BESAR DAN PANJANG PENIS. Anda sudah bisa melihat atau membandingkan perbedaan ukuran PENIS anda ketika sebelum dan sesudah mengkonsumsinya obat asli canada ini.

Tahap Ketiga : Untuk tahapan yang terakhir MAGNA RX ASLI Canada ini anda akan dapat merasakan kepuasan tersendiri sebagai pria PERKASA yang memiliki ukuran Penis Yang BESAR, PANJANG, EREKSI KUAT KERAS DAN TAHAN LAMA SECARA BERULANG DALAM SEMALAM.

ORDER MANGA VIA WA

BERIKUT ALASAN KENAPA MAGNA RX ASLI BISA DI PERCAYA DAN MENJADI OBAT PEMBESAR PENIS NO.1 DI DUNIA

Alasan 1 : MAGNA RX ASLI yang dibuat hanya dengan bahan-bahan yang berkualitas, yang bisa mendapatkan hasil terbaik, dengan hanya satu kapsul per hari, tidak seperti produk lain yang menyuruh anda untuk konsumsi dua atau tiga kapsul per hari. Dengan mengkomsi secara rutin Anda tidak memerlukan perangkat lain seperti alat olahraga, perangkat peregangan, atau latihan khusus. Karena Dengan MAGNA RX ASLI anda tidak memerlukan extra kerja keras untuk mendapatkan hasilnya.

Alasan 2 : MAGNA RX ASLI diproduksi dengan Fasilitas yang sudah teruji kualitas dan keakuratannya serta telah Disetujui oleh FDA. Jadi, Anda bisa yakin tentang kualitas MAGNA RX ASLI . MAGNA secara permanen bisa memperbaiki kualitas kehidupan sex anda.

Alasan 3 : Setelah 11 tahun melakukan penelitian baik dari segi ilmu pengetahuan , inovasi dan pengalaman akhirnya MAGNA RX ASLI mampu menggabungkan penelitian mutakhir dengan kombinasi bahan-bahan alami untuk memberikan hasil terbaik tanpa efek samping.

Alasan 4 : MAGNA RX ASLI memiliki tim lebih dari 250 profesional yang terampil dan penuh kasih yang didedikasikan untuk menyediakan tingkat pelayanan tertinggi.

Alasan 5 : Sebelum dipasarkan kepada konsumen, MAGNA RX ASLI telah diuji oleh para ahli kesehatan, dan telah disetujui oleh beberapa dokter, hal ini akan memberikan rasa keamanan bagi Anda dalam konsumsi MAGNA RX ASLI .

Alasan 6 : MAGNA RX ASLI Bekerjasama dengan produsen suplemen makanan, obat-obatan dan pemeliharaan Kesehatan Kanada Pendirian Farmasi Licence (EL). Magna rx juga disertifikasi sebagai Good Manufacturing Practices (GMP). Dari MAGNA RX ASLI ada Jaminan Mutu dan manajer Pengendalian Mutu membantu memastikan produk Magna RX Asli diproduksi secara konsisten dan sesuai dengan peraturan setiap waktu.

Alasan 7 : MAGNA RX original di sini jaminan asli 100%

MAGNA RX PEMBESAR PENIS HERBAL ALAMI ASLI TERBUAT 100% BAHAN NATURAL

MAGNA RX Pembesar Penis Herbal Alami memanfaatkan bahan-bahan 100% Herbal Alami membikin produk MAGNA RX Pembesar Penis Herbal khusus pria ini paling aman dikonsumsi, dan nyaris tanpa efek samping yang merugikan.

APAKAH MAGNA RX MENIMBULKAN EFEK SAMPING ???

Pada dasarnya produk MAGNA RX Pembesar Penis Herbal tidak mendatangkan efek samping apapun, Tetapi yang namanya obat, apa saja jenisnya, sedikit banyak akan berpengaruh pada pemakainya.

Patut ditegaskan, spesial untuk produk MAGNA RX Obat Pembesar Penis Herbal Alami ini, efek samping paling hampir sering timbul disebabkan oleh pemakai yg sudah mempunyai penyakit (Prekondisi) sebelum mempergunakan Obat Pembesar Alami Herbal. Prekondisi tersebut biasanya berupa adanya gangguan oleh Fungsi Ginjal. Oleh sebabnya para penderita gangguan tersebut dilarang mempergunakan produk MAGNA RX Herbal Alami atau Obat Pembesar Herbal Alami manapun !

Tingkatan efek samping MAGNA RX Herbal Alami yang lain dapat dibilang cukup ringan, sebab hanya berupa keluhan ringan, kadang-kadang perut terasa kembung (Mungkin Telat Makan dan Masuk Angin).Efek tersebut kebanyakan muncul dikarenakan tubuh berupaya menyesuaikan diri oleh ritme metabolisme baru yang tengah dibangun oleh MAGNA RX Obat Pembesar Herbal Alami. Pada keadaan normal, keluhan itu akan hilang akan sendirinya setelah beberapa hari pemakaian.

Apabila keluhan ringan justru kian berat, maka hendaknya segera hentikan terlebih dulu pemakaian obatnya, hal ini karena kemungkinan besar di dalam tubuh pemakai sudah ada prekondisi medis yang belum terdeteksi. Bilamana tubuh telah merasa sehat, maka pemakaian produk MAGNA RX Pembesar Herbal Alami boleh dilanjutkan kembali.

Harga : Rp 550, 000, – ISI 60 TABLET, BELI 2 BONUS 1

ORDER MANGA VIA WA

Tags:

Author: